KEUTAMAAN PUASA DAN BULAN RAMADHAN

No comment 22 views
banner 160x600
banner 468x60

Oleh Muzakkir Bayeun

Keutamaan Orang Berpuasa
Adapun keutamaan orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan yang menjalankan bulan puasa dengan ikhlas dan menjaga dari segala sesuatu yang membatalkan dan mengurangi nilai-nilai puasa dari perbuatan yang dilarang Allah SWT dan Rasulullah SAW. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW dalam Hadist Qudsi:

Diriwayatkan dari Abu Huraira r.a. dia berkata: ”Rasulullah SAW pernah bersabda, Allah ‘Azza Wajalla telah berfirman, ”setiap amal manusia adalah baginya (bagi manusia sendiri) kecuali puasa, karena puasa sesungguhnya puasa adalah milik-Ku dan Akulah yang membalasnya. Puasa adalah prisai (dari api neraka) apabila seseorang berpuasa, maka janganlah berkata keji, janganlah bersetubuh, dan janganlah menghina. Jika ia dicaci dan diajak bertengkar (dimusuhi), hendaklah ia berkata saya adalah orang yang berpuasa. Demi Allah yang menguasai diri Muhammad! Sungguh bau mulut orang yang berpuasa itu di sisi Allah kelak pada hari Kiamat lebih harum daripada bau minyak wangi (kesturi). Orang yang berpuasa mendapat 2 kesenangan: ketika berbuka dia merasa senang, dan ketika bertemu Rabbinya dia merasa senang, karena pahala puasanya” (H.R.Bukhari dan Muslim)

Penjelasan hadits di atas dapat kita ambil beberapa penjelasan sebagai berikut:
a. Pencegahan diri kita dari api neraka, yaitu apabila kita berpuasa insya Allah kita dapat terhindar dari api neraka.

b. Tidak berkata keji, karena orang yang berpuasa dilarang berkata keji yang akibatnya mengurangi nilai-nilai puasa bahkan bisa jadi tidak mendapat pahala puasanya, kecuali hanya haus dan lapar saja.

c. Tidak bersetubuh di sianghari, karena membatalkan puasa dan bila melakukan tersebut maka ia akan berdosa dan negaranya berpuasa berturut-turut 2 bulan dan jika tidak mampu, memberikan makan 1 orang miskin selama 1 bulan penuh makan sahur dan berbuka.

d. Jangan menghina, karena menghina orang lain adalah dilarang dalam Islam dan akan merusak amal puasa kita dan hinaan itu dikembalikan oleh Allah SWT kepada orang yang menghina itu sebagai balasan dosa pada diri kita sendiri (senjata makan tuan).

e. Janganlah mencaci dan bertengkar, karena orang yang mencaci maki dan bertengkar akan menghapuskan pahala seseorang.

f. Bau mulut orang berpuasa di sisi Allah ‘Azza Wajalla kelak pada hari kiamat lebih harum dari pada minyak wangi (kesturi).

g. Mendapat kesenangan ketika berbuka puasa dan ketika bertemu Rabbinya dalam sholat karena pahala puasanya.

Keutamaan Bulan Ramadhan
Adapun keutamaan bulan Ramadhan Rasulullah SAW menjelaskan dalam hadist:
Diriwayatkan dari Abu Huraira bahwasanya Rasulullah SAW pernah bersabda: “Apabila bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan diikat, dibelenggu (H.R. Muslim).”

Penjelasan hadist tersebut di atas dapt diambil keutamaannya sebagai berikut:
1. Pintu-pintu Surga dibuka, maknanya orang berpuasa akan mendapat rahmat Allah dan pahala yang berlipat ganda.

2. Pintu-pintu Neraka di tutup, maknanya orang yang berpuasa akan mendapat ampunan Allah dan terbebaskan dari api neraka.

3. Dan setan-setan diikat, maknanya manusia akan terhindar dari godaan setan.

Dengan demikian kita sebagai orang-orang beriman hendaklah menjaga nilai-nilai keutamaan puasa semoga Allah SWT senantiasa memberikan Rahmat, Barokah, ampunanNya dan kebebasan diri kita dari api neraka, maka Allah SWT meridhai amalan ibadah sholat dan puasa kita di bulan Ramadhan ini dengan nilai yang terbaik di sisi Allah SWT.

Email Autoresponder swadaya
No Response

Leave a reply "KEUTAMAAN PUASA DAN BULAN RAMADHAN"