Program Kerja Swadaya

A.PENDAHULUAN
Solidaritas Warga Aceh Barat Daya (SWADAYA) sebagai organisasi yang usianya relative muda dan lahir hampir bersamaan dengan terbentuknya Kabupaten Aceh Barat Daya (ABDYA). Dalam perjalanannya, SWADAYA menghadapi berbagai masalah yang spesifik, terutama dalam pencarian identitas dan menentukan peran yang harus dimainkannya. Apakah dalam membantu pembangunan daerah, maupun dalam melayani kepentingan anggota, agar SWADAYA memberikan manfaat ganda, terhadap Aceh BArat Daya dan para anggotanya. Dalam suasana pencarian identitas itu terlihat jelas dalam Musyawarah Anggota kedua yang berlangsung 4 tahun yang lalu. Ada suatu hal yang menggembirakan adalah, besarnya harapan warga terhadap organisasi, meskipun tidak semua keinginan yang menjadi aspirasi peserta musyawarah dapat dipenuhi.

Di samping suasana batin peserta yang penuh optimisme di atas, musyawarah besar ke-1 telah menghasilkan sejumlah rekomendasi tentang program kerja organisasi 5 tahun ke depan. Terkait dengan program kerja masing-masing bidang sesuai dengan struktur organisasi SWADAYA, ada beberapa kegiatan yang direkomendasikan oleh Musyawarah Besar yang berlangsung pada tanggal 25-26 April 2009 untuk dapat diimplementasikan oleh Pengurus SWADAYA. Mengingat Mubes hanya menghasilkan rekomendasi umum tentang program kerja organisasi, maka perlu dibahas lebih lanjut dalam Rapat Kerja SWADAYA agar program yang direncanakan lebih operasional dan dapat menentukan prioritas program dari sejumlah pilihan yang ada. Selain itu, rapat kerja juga dapat berfungsi sebagai media evaluasi terhadap program yang telah dilakukan, agar program yang disusun lebih responsif terhadap kebutuhan organisasi.