Ferry Mursyidan Baldan – Tokoh Muda yang Menjabat Menteri Agraria

banner 160x600
banner 468x60
Ferry Mursyidan Baldan
Ferry Mursyidan Baldan, adalah salah satu nama Menteri yang ikut dalam jajaran kabinet kerja Jokowi dan Jusuf Kalla. Seperti yang lainnya, Ferry juga dilantik oleh mantan Gubenur Jakarta, Joko Widodo pada tanggal 26 Oktober 2014 lalu. Saat ini beliau menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertahanan Nasional ke-1. Pastinya banyak dari kita yang ingin tahu siapa Ferry Mursidan bukan? Oleh karena itu, simak informasi tentang Biografi Ferry Mursyidan Baldan berikut ini.Biografi Ferry Mursyidan Baldan akan dimulai dari mengenal siapa sosok Menteri Agraria dan Tata Ruang tersebut. Ferry Mursyidan , lahir di Jakarta pada 16 Juni 1961, anak kedua dari empat bersaudara, putra pasangan Bapak Baldan Nyak Oepin Arif dan Ibu Syarifah Fatimah yang berasal dari Aceh Barat Daya. Ferry memiliki seorang istri yang bernama Hanifah Husein. Sebelum Jokowi mengangkatnya sebagai seorang Menteri di jajaran kabinet kerjanya, Ferry adalah seorang yang berprofesi sebagai seorang CEO PT. Telkom Indonesia.

Untuk mengenal lebih dekat seorang Menteri Agraria, tentang jatidirinya, tentu pelu mempelajari riwayat pendidikan, pengalamannya dalam organisasi sosial dan politik serta karir politiknya. Biografi Ferry Mursyidan Baldan selanjutnya riwayat pendidikan dari seorang Ferry Mursyidan yang memulai pendidikan dari SD Slipi Jakarta. Kemudian, melanjutkan studi ke SMP Al-Azhar Jakarta. Setelah lulus SMP pada tahun 1976, Ferry melanjutkan sekolah ke SMA Negeri IX Jakarta (belakangan berubah menjadi SMA Negeri 70). Kemudian melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung.

Selain itu, pengalaman organisasi dan politik seorang Ferry Mursyidan yang semasa kecil bercita-cita menjadi pilot itu cukup banyak. Sejak mahasiswa sudah tercatat sebagai aktivis. Giat di organisasi intra kampus. Ferry juga aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Menjadi peneliti di Lembaga Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Ferry sudah aktif di parlemen sejak 1992, sebagai utusan Golongan MPR RI (1992-1997). Ferry juga pernah menjadi Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Menjadi Ketua atau Wakil Panitia Khusus (Pansus) RUU Otonomi Daerah Aceh dan Provinsi Papua. Menjadi Wakil Ketua Pansus RUU pemilihan umum dan pemilihan presiden (2003), menjadi Ketua Pansus RUU Penmerintahan Aceh (2006). Ketua Ikatan Alumni UNPAD periode 2008-2012. Ferry pernah menjabat sebagai Ketua Departemen Pemuda di DPP Partai Golongan Karya dan terakhir sebagai Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Partai Nasdem pada tahun 2010. Jadi tak heran, jika Bapak Joko Widodo (Jokowi) dan Bapak Jusuf Kala (JK) menjadikannya sebagai salah seorang Menteri di Kabinet Kerja.

   Pendidikan

  • 1973 : SD Slipi Jakarta
  • 1976 : SMP Al-Azhar Jakarta
  • 1980 : SMA Negeri XI Jakarta
  • 1988 : FISIP UNPAD Bandung

   Organisasi

  • 1984–1985 : Badan Perwakilan Mahasiswa Fisip UNPAD (Anggota)
  • 1985–1986 : Senat Mahasiswa Fisip UNPAD (Ketua Umum)
  • 1998–1990 : BADKO HMI Jawa Barat (Ketua Umum)
  • 1990–1992 : PB HMI (Ketua Umum)
  • 1992-2004 : DPP Partai Golkar (Ketua Departemen Pemuda)
  • 1998–2003 : DPP AMPI (Sekretaris Jendral)
  • 2010 : Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Nasional Demokrat (Nasdem)

   Karir

  • Peneliti Lapangan Wilayah Jawa Barat–LP3ES 1989
  • Anggota MPR – RI (Utusan Golongan) 1992-1997
  • Anggota DPR-RI Komisi II (1997-2009)
  • Anggota DPR-RI Komisi II (2009-2004)
  • Menteri Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia 2014-sekarang
Biografi Ferry Mursyidan Baldan menyuguhkan informasi tentang biodata diri, jenjang pendidikan dan jenjang karir seorang Menteri Agraria dan Tata Ruang. Semoga informasi tentang Ferry Mursyidan Baldan di atas dapat bermanfaat bagi para pembaca profilpedia.com serta dapat mengenal lebih dalam sosok Ferry Mursyidan Baldan.
Email Autoresponder swadaya
No Response

Leave a reply "Ferry Mursyidan Baldan – Tokoh Muda yang Menjabat Menteri Agraria"