Bangkitkan Kembali Kejayaan Nanggroe Breuh Sigupai

banner 160x600
banner 468x60

Ketua Umum Solidaritas Warga Aceh Barat Daya (SWADAYA), H. Zainuddin Daud mengharapkan agar di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Barat Daya Ir. Jufri Hasanuddin, Kabupaten Aceh Barat Daya dapat mengejar ketinggalan pembangunan, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan dari kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Aceh. “Bangkitkan dan kembalikan kejayaan Aceh Barat Daya, Naggroe breueh sigupai”, ujarnya pada acara halal bil halal SWADAYA yang berlangsung Sabtu siang, 30 Agustus 2014 di Griya Ardhiya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Menurut H. Zainuddin, sejak Kabupaten Aceh Barat Daya menjadi daerah otonom dari hasil pemekaran Kabupaten Aceh Selatan dan telah dipimpin oleh 2 orang Bupati defenitif, belum ada kemajuan apa-apa dibandingkan dengan daerah-daerah di Provinsi Aceh. “Ini harus menjadi perhatian Bupati, Jufri Hasanuddin untuk bekerja secara maksimal, memperhatikan kepentingan masyarakat Aceh Barat Daya”, ujarnya.

Dikatakan,sekitar tahun 1960-an, perdagangan di Aceh Barat Daya, terutama di Blangpidie yang kini menjadi ibukota Aceh Barat Daya, cukup dikenal sebagai penghasil pala, cengkeh, karet, nilam, kacang tanah dan lain-lain. Pada zaman VOC dulu memperdagangkan rempah-rempah dari Aceh Barat Daya. Jadi kemajuan pembangunan dan masyarakat, tergantung kepada pimpinan dalam menentukan kebijakan supaya roda perekonomian dapat berjalan dengan baik dan rakyat hidup sejahtera, tidak merana dalam kesengsaraan. “Tujuan pembangunan harus dapat memakmurkan dan menyejahterakan rakyat, bukan hanya untuk kepentingan kelompok, apa lagi untuk kepentingan pribadi dan keluarga”, kata Zainuddin.

Ditambahkan, perekonomian rakyat harus dibangkitkan dan adanya pemerataan pembangunan agar tidak timbul kesenjangan dan kecemburuan sosial. “Kini masyarakat menagih realisasi janji-janji politik pada masa kampanye dulu untuk pembangunan infrastruktur, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain-lain”.

Acara yang berlangsung dengan meriah itu diawali dengan tari ranup lam puan, sebuah tari khas Aceh dalam penyambutan tamu, para undangan, antara lain. Bupati Aceh Barat Daya Ir Jufri Hasanuddin beserta istri, Komandan Kodim 0110 Abdya, Letkol ARM E. Dwi Karyono AS dan istri, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Taman Iskandar Muda Kaharuddinsyah, para sesepuh dan tokoh masyarakat, anggota SWADAYA dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi serta para undangan lainnya.

Pada kemsempatan itu juga ditampilkan seni Rapai Geleng dari organisasi Kecamatan, Putra Lembah Sabil Manggeng (PLSM), tari Seudati dari Blangpidie (IMABDYA) dan tari Saman.

Email Autoresponder swadaya
No Response

Leave a reply "Bangkitkan Kembali Kejayaan Nanggroe Breuh Sigupai"